Ini kedua kalinya saya datang ke meetup bancakan2.0. Dulu saya juga hadir sewaktu bancakan2.0 baru di gelar untuk pertama kalinya. Sayangnya saya melewatkan 3 kali meetup berturut-turut setelah itu. Dan jumat (30 Juli 2010) kemaren, saya datang lagi ke acara bancakan2.0.
Bancakan2.0 adalah acara kumpul-kumpul para penggiat, peminat dan pengamat startup di jogja. Acaranya lebih sering ke sharing tentang startup dan proses developmentnya, bukan cuma hal teknis tapi juga masalah non teknis.
Di 5th meetup kemaren ada Tista dari urbanesia, sewaktu saya datang si Tista ini sudah menyampaikan kata-kata penutup jadi saya tidak tahu apa yang Tista sharing di presentasi kemaren. Di presentasi kedua ada Sigit dari UAJY yang sedang memulai membangun startup dengan nama PersonaFlag, yang saat ini sudah masuk ke tahap Beta. Setelah rehat selama 15 menit ada presentasi dari Fajar selaku CEO Koprol, sebelum diakuisi Yahoo! tentunya dan berubah nama jadi Yahoo! Koprol, selanjutnya ada presentasi dari Rama mewakili DailySocial yang akan mengadakan SparxUp Award menyusul presentasi tentang SWA Startup oleh Sagad.
Saya tidak akan membahas tentang presentasi-presentasi di 5th meetup kemaren, toh pasti sudah banyak yang membahas itu.
Selesai acara saya menghampiri Yodi yang sewaktu acara tanya jawab mengajukan pertanyaan untuk SWA Startup dan DailySocial. Karena mengajukan pertanyaan tadi, Yodi mendapat souvenir dari salah satu sponsor 5th meetup kemaren, sebuah lembaga pelatihan bahasa asing. Dengan iseng saya tanya apa isi souvenir yang tadi diberikan, eh malah dihibahkanlah souvenir dalam amplop coklat tadi kepada saya. Karena penasaran, beberapa orang disekitar saya (maaf saya lupa siapa :p), membuka amplop tadi. Karena saya sedang ngobrol dengan orang lain dan berjalan untuk foto bersama saya tidak begitu memperhatikan proses membuka amplop tadi, yang saya dengar hanya tawa sedikit kecut dari orang disekitar amplop coklat itu.
Sekilas saya lihat amplop itu berisi sebuah buku… terus apa yang ditertawakan ?. Ternyata judul buku tersebut adalah “Job Interview For All Positions”, buku ini berisi tips dan trick untuk menghadapai wawancara kerja. Banyak contoh pertanyaan yang biasa diajukan sewaktu wawancara kerja berikut tips bagaimana cara menjawabnya, bahkan ada juga contoh wawancara kerja untuk posisi pemadam kebakaran.
Bukan bermaksud untuk merendahkan sebuah buku atau pemberi buku tersebut tapi acara bancakan2.0 adalah acara tentang startup atau dengan kata lain entrepreneur di bidang IT. Bagi orang yang enggan bekerja pada orang lain (entreprenuer) tentunya buku itu akan menjadi pilihan bacaan yang kesekian. Mungkin sang pemberi tidak tahu banyak tentang acara bancakan2.0 atau mungkin sang pemberi justru sudah tahu bahwa di acara bancakan2.0 kemaren akan ada banyak penawaran lowongan kerja dari koprol, urbanesia atau gameloft ?
In: Harian
21 Jul 2010Saya memang bukan pengguna reguler moda transportasi semi ekslusif kota jogja ini tapi setidaknya, untuk beberapa kesempatan, saya pernah menggunakan jasanya. Sewaktu Trans Jogja diluncurkan lebih dari 2 tahun yang lalu, saya dan beberapa teman sering menggunakan moda ini untuk bepergian ke beberapa tempat. Paling sering ke kawasan malioboro (taman pintar, vredeburg) dan amplas. Letak halte yang dekat dengan tempat2 keramaian serta beroperasi sampai malam jadi pilihan tepat untuk pergi bersama teman. Selain tentunya karena waktu itu masih masa-masa promosi, sehingga tiketnya lebih murah dan kondisi armada masih bagus2.
Selasa (20 Juli 2010), saya harus mengambil sepeda yang sudah saya pesan 3 hari sebelumnya. Lokasi toko sepeda dengan nama toko “Tepat” itu berada di depan Jogjatronik. sekitar 100-an meter sebelah utara Purawisata. Saya sempat bingung bagaimana cara membawa pulang sepeda saya nanti. Minta tolong teman? ah merepotkan, pakai jasa angkut barang? sayang ongkosnya… akhirnya saya putuskan untuk menaikinya saja sampai rumah. Untuk keperluan itu pagi harinya saya harus menggunakan angkutan umum untuk berangkat ke kampus (kantor). Ini juga pertama kalinya saya berangkat ke kampus (kantor) naik angkutan umum selama 6 tahun di Jogja.
Untuk menuju toko sepeda pada sore harinya saya pilih menggunakan jasa Trans Jogja. Saya tidak begitu mengerti dengan rute angkutan kota Jogja, dan seingat saya di depan Purawisata terdapat halte Trans Jogja… pas sekali. Jam 16.00 begitu keluar dari kampus saya langsung menuju halte di depan Swalayan Kopma. Begitu masuk saya sempatkan melihat poster rute yang ada disana. Ternyata rute jalur 3A yang dulu biasa saya pakai untuk pergi ke kawasan malioboro mengalami perubahan. Jalur ini masih melewati malioboro tapi sebelumnya harus memutari daerah Kridosono sebelum melewati Jl. Solo, diperpanjang.
Kondisi armada yang saya tumpangi sudah jauh berbeda dengan 2 tahun lalu. Banyak cat interior yang mengelupas, kursi pun tidak lagi nyaman. Dingin AC tidak lagi terlalu terasa karena penuhnya penumpang. Cara pengemudi membawa armada juga banyak berubah, dahulu para pengemudi seperti selalu berhati2 saat mengerem, kemarin beberapa penumpang kaget, hendak terjatuh setiap kali pengemudi mengerem.
Saya tidak tahu apakah ada aturan pengemudi boleh menelepon saat bekerja, sudah dua kali ini saya pergoki pengemudi Trans Jogja menggunakan telepon genanggamnya saat mengemudi. Dan itu bukan saat berhenti di lampu merah atau halte, saat armada dalam keadaan berjalan.
Trans Jogja rupanya sekarang sudah mulai populer di Jogja. Atau mungkin karena kebetulan jam padat, yang pasti saya jadi saksinya. Armada yang saya tempati penuh sesak dengan penumpang mulai dari daerah Gramedia, dan puncaknya di halte kawasan Malioboro. Penumpang terlihat menumpuk di halte sehingga terjadi desak-desakan penumpang setiap kali singgah di halte. Mungkin ini satu2nya perubahan yang positif dari Trans Jogja setelah lebih dari 2 tahun beroperasi (bagi pengelola tentunya).
Mungkin sekarang sudah saatnya pengelola Trans Jogja menambah armadanya. Atau malah sekalian menambah rute sehingga rute yang dilewati setiap jalur operasi tidak terlalu panjang. Yang pasti pengelola Trans Jogja harus memperhatikan tentang perawatan armada yang mereka miliki, kondisi halte dan tentu saja pengawasan serta evaluasi berkala pengemudi, asisten pengemudi dan para penjaga halte. Itu semua untuk kebaikan dan keberlangsungan Trans Jogja sendiri.
Kira-kira bagaimana kondisi moda ini 2 tahun kedepan ya …
In: Harian
20 Jul 2010Garasi bagian dalam rumah yang saya tempati ini luasnya tak lebih dari 2,5×3 M, pun penuh dengan barang2 tidak terpakai. Garasi ini memang berfungsi sebagai gudang, selain tentunya tempat parkir motor. Populasi utama di gudang ini adalah kardus, alat tukang, galon kosong dan isi, lemari kayu, dan sepatu yang sudah menguasai 1/3 wilayah garasi. Sisanya ditempati motor saya dan motor mba’ Rima (kakak sepupu saya). Menyisakan 1/3 bagian lagi untuk lalu lalang. Sebenernya masih ada penghuni lain, motor mas Faisal (suami mba’ Rima), tapi penghuni satu itu lebih sering mengalah dengan parkir di garasi luar. Ada juga mainan dan kereta Daud (keponakan saya), tapi ngga usah masuk hitungan lah soalnya bisa dilipat jadi bisa menghemat tempat.
Dan mulai hari ini, secara resmi, penghuni garasi bertambah satu lagi… sepeda saya. Sebenernya sudah lama pengen beli sepeda tapi baru kesampaian sekarang. Rencananya sepeda hitam dengan frame dominate itu akan saya pakai untuk muter2 kalau ada waktu senggang, sekali-kali buat pergi ke kampus dan mungkin sekali-kali pergi dengan teman2 pesepeda yang lain.
Kenapa pilih sepeda itu?. Sebelum memutuskan membeli sepeda itu saya banyak browsing tentang sepeda sampai komponen2nya, banyak bertanya ke teman yang sudah lama bersepeda. Dari situ saya tahu untuk membeli sepeda bisa langsung beli jadi (full bike) atau merakit komponen2 sepeda sesuai keinginan sendiri hingga jadi sepeda utuh yang bisa dipakai. Untuk pemula seperti saya banyak yang menyarankan untuk beli yang langsung jadi saja, tapi saya milih untuk merakit sepeda saya.
Alasannya… selama browsing tentang sepeda saya tertarik dengan salah satu tipe sepeda merk lokal, united dominate. Karena di situs resminya tidak ada keterangan harga produk yang mereka punya, saya harus bertanya ke toko sepeda yang menjual sepeda merk united. Setelah bertanya2 di toko ada 3 varian dominate, yang paling murah sekitar 3jt-an. And that’s out of my range… Karena sudah terlanjur suka dengan dominate, akhirnya saya putuskan untuk merakit sepeda dengan frame dominate tapi komponen2 yang lain dipilih yang standar2 saja sehingga bisa menekan biaya :p… harapannya kalau besok2 punya rejeki dan masih semangat bersepeda bisa di ganti yang lebih bagus.
Semoga saja sepeda saya nggak nganggur di garasi saja besok, karena ternyata bersepeda itu capek juga… Sore tadi saya putuskan untuk membawa pulang sepeda pesanan saya dengan menaikinya, sekalian tes drive pikir saya… jadilah saya bersepada untuk pertama kalinya dengan rute jogjatronik (Jl. Katamso) menuju rumah saya di Jl. Kaliurang Km.9,3… dan begh … lemas kaki ini rasanya begitu sampai rumah. Itupun saya masih sempat istirahat untuk sholat maghrib di PPTiK UGM. Wah ternyata begitu rasanya bersepeda…
In: Harian
18 Jul 2010After all I have been through, I got my Bachelor degree. It’s took me 2 years and 9 months. Yeah that was a long time, normally with extension program like i did, you could finish your bachelor degree in 2 years. I need 9 months extra time. And that’s not a good one.
So, what take it so long? I didn’t blame my final task topic for that, Oh yes, I’m not. It’s just a lack of discipline of my self. Yeah, that’s it. If only litle by litle, constantly, I do my homework, it’d be a different story… maybe. So, what is my final task topic anyway?. CBIR, Content-Based Image Retrieval, that’s mine.
In common Image Retrieval we use textual information for querying images from a database, but in CBIR we use visual information like colour schema, or image texture. In my case we choose human face image for our object study. Human face naturally have a unique difference each other by it’s colour or shape. Look like hard works to do right?, yeah it is… but thanks to Thomas Desealer and his friends, who created a wonder full image retrieval engine called FIRE (Flexible Image Retrieval Engine)… and the best thing… FIRE is Open Source. With FIRE we could choose techniques for extracting image features or distance measurement that suited best for our images object. And if you get trouble using FIRE you just could ask to the FIRE Google Groups, there are many of kinds person in there… just tell them what your problems.
Back to my final task… cause i’m kind of little lazzy this morning, if you interested to my final task please take a look at my abstract. And feel free to contact me if you have some thing to ask about.
In: Harian
16 May 2010Rumah yang dalam bahasa inggris home, bukan house, harusnya adalah tempat paling nyaman yang ada di muka bumi ini. Dan kalau sudah tidak merasa nyaman lagi ditempat itu ngga salah kan bilang my home is feels not like home any more.
Saya rasa itulah yang saya rasakan bulan-bulan terakhir ditempat yang saya sebut home ini. Rasanya memang sudah saatnya untuk pindah dari sini, toh saya juga cuma numpang disini…
Setaleh kemaren saya cerita tentang banyak temen yang bingung ngurus SPT, keesokan harinya saya mendapat hadiah sebuah kartu magnetik dari Defri. Dan itu adalah kartu NPWP, yang artinya saya secara resmi sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak. Wooo … sekarang saya juga ikut bingung bagaimana memenuhi kewajiban saya sebagai Wajib Pajak. Ada yang punya saran ?
Beberapa teman saya sedang heboh dengan pajak. Tentunya mereka yang sudah menjadi Wajib Pajak Orang Pribadi. Heboh, karena sebentar lagi sudah batas akhir pengumpulan SPT tanggal 31 Maret 2010. Mereka bilang ribet, harus ini itu dan yang paling mereka ngga suka harus ngantri. Tentu anggapan itu murni dari opini teman-teman saya bukan opini pribadi, karena saya sampai saat ini belum tercatat sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi di Dirjen Pajak. Jadi untuk urusan pajak yang satu ini pengetahuan saya masih sebatas “katanya”. Bukan ngga sadar pajak, tapi keadaan saya sekarang memang belum mewajibkan saya menjadi wajib pajak.
Gundul, gundul pacul… cul… gembelengan
Nyunggi, nyunggi wakul… kul… gembelengan
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar…
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar…
In: Buku
11 Oct 2009Berawal dari keinginan belajar bahasa surga, saya dipertemukan dengan novel ini. Sebelumnya juga udah pernah denger sih, tapi dasar masih ogah-ogahan beli buku. Akhirnya baru beberapa hari kemaren beneran beli novel ini.
In: Harian
28 Sep 2009Sebetulnya mulai kamis (10-09-2009)Â siang badan udah ngga karuan rasanya terutama pusing nyeri ngga ketulungan. Udah sempet curiga juga waktu garuk-garuk benjolan di atas telinga yang bikin gatal … dan ternyata pecah sampai keluar cairannya
. Jumat padi badan udah kerasa agak lumayan setelah malem sebelumnya dan pas sahur minum parasetamol. Mulai siangan dikit eh badan mulai kerasa ngga karuan lagi …
. Gatal juga mulai kerasa di dada dan punggung dari benjolan-benjolan kecil.